Kalau Tidak Mau Ditangkap Mending di Rumah saja.

Senzangwarna.com
Pemerintah Kota Bekasi akan menangkap masyarakat yang masih nekat nongkrong dan bergerombol, dan akan memberikan
Pembatasan kegiatan hingga pukul 21.00-WIB.
Kalau masih ada yg bergerombol, menurut wakil wali kota Bekasi “Tri Adhianto melalui pesan singkat Minggu 6/42020. Kompas.com

Baca juga:

Menurut wakil Wali Kota, mereka yang tertangkap akan dibawa ke rumah singgah, yang lokasinya tidak jauh dari pemakaman umum TPU Padurenan selama satu malam.

menurutnya, penangkapan ini tujuannya untuk memberi epek jera kepada masyarkat, agar mematuhui social distancing yang sedang di galakan untuk dapat memutus mata rantai penyebaran covid-19. di wilayahnya.
Tri” menjelaskan pihak Pemkot telah mensosialisaaikan aturan kepada masyarakat, melalui media sosial hingga menyebaran poster.
Pihak pemkot bersama Kepolisian
Melakuan patroli kesetiap wilayah guna memantau kegiatan masyarakat, dan saat ini pihaknya sedang melakukan sosialisasi agar masyarakat tidak bergerombol dan lebih diam di rumah saja, hal ini juga berlaku kepada masyarkat yang nongkrong di restauran dan rumah makan.
Beliau juga menghimbau agar orang tua memantau anak-anaknya agar tetap ada di rumah.

<img src=”

Sementara itu Sebanyak 54 warga Kota Bekasi terkonfirmasi positif virus Corona atau COVID-19 terhitung sampai Minggu (5/4/2020). Sedang Orang Dalam Pemantauan (ODP) mencapai 488 orang dan Pasien Dalam pengawasan (PDP) sebanyak 195 orang.

Hosting Unlimited Indonesia

Belum ada kasus kematian positif Corona, namun sebanyak 21 orang meninggal dunia dipulasara dan dimakamkan dengan protap COVID-19.Jabar.Sindo.com
Menurut info yang kami dapatkan dari beberapa warga, Minggu Pukul 22.00 WIB, sebagian masyarakat tidak mengetahui wilayahnya sudah ada yang terkena, sehingga banyak dari masyarakat yang masih nekat keluyuran keluar rumah.
Himbauan mungkin belum sepenuhnya menyeluruh, atau memang banyak yang mempunyai keperluan, sahut warga lagi.

Hosting Unlimited Indonesia

Bekasi memag wilayahnya hampir menyerupai Jakarta, Sehingga perlunya pengawasan dan antisipasi menyeluruh.
Banyaknya sektor Industri dan para pekerja luar wilayah Bekasi sehingga sangat rentam dibanding wilayah lain di Jawa Barat dalam penyebaran Covid-19.

Penulis dan editor Niko.
Senzangwarna.com

<img src=”

Tinggalkan komentar