Ini Dia Kendaraan Yang Pernah Melintasi di Bantar Gebang-Bekasi Tahun 70an.

SENZANGWARNA.COM

Bantar Gebang-Bekasi


Kalau kita berbicara Bantar Gebang memang tidak pernah ada habisnya, dari masalah sampah yang saat ini menjadi banyak sorotan,sampai jalannya yang kerap macet.
Jalan Narogong dan Jalan Siliwangi salah satunya, jalan yang tiap hari dilintasi truk-truk besar dan pengguna kendaraan lainnya, seperti sepedah motor, kerap menjadi sebuah momok yang sangat meankutkan pengguna jalan kalau tidak waspada.
Jalan Narogong misalnya, banyak media online menulis sebagai jalur tengkorak, banyaknya kecelakaan yang terjadi di jalan ini, membuat orang merasa takut bila tidak berhati-hati.

Angkutan Umum di Bantar Gebang Tahun 80an seperti ini.

Jalan yang tidak memiliki pembatas tengahnya ini, kadang menjadi jalur yang rawan kecelakaan.
Marka jalan yang dibuat dengan beton untuk menghindari adanya pengendara yang menyerobot memang sangat penting bila saat ini dibuat, agar mempersempit musibah kecelakaan.

Tetapi untuk membuat pembatas jalan memang tidak mudah, perlu kajian yang benar-benar tepat,banyaknya sektor Industri terkadang justru berimbas banyak putaran, ini malah semakin bertambah macet, jalan yang sempit juga bisa menjadi pertimbangan untuk dibuat beton pembatas.

Jalan Narogong berawal mencapai Desa Narogong Bogor (tidak ada data kongkrit), namun menurut beberapa sumber yang kami dapatkan dari berbagai versi Masyarakat bahwa jalan Narogong mulai populer di era Orde Baru, tepatnya ketika pembenahan jalan yang terhubung ke Pabrik Semen kujang. (Holcim).

Belanja online dari rumah yang mengasyikan…

Cek dan buka..

http://Allunada.olshops.id/

Dengan seiringnya waktu Jalan Narogong yaitu menjadi Jalan Siliwangi dan Narogong.
Bantar Gebang sendiri sebuah wilayah yang berada ditengah kedua jalan ini yang membentang antara jalur Cileungsi Bogor dan Kota Bekasi.

Bantar Gebang dengan luas wilayah 406.244 Ha
Dan jumblah Penduduk tahun 2017 105.123 jiwa.
Bantar Gebang terdahulu merupakan Desa yang sangat sepi, banyaknya pohon besar yang ada di Bantar Gebang, menandakan Bantar Gebang dahulunya adalah sebuah wilayah yang banyak ditumbuhi pohon-besar.

Tahun 80an awal kerap banyak di jumpai pohon yang sangat tua, pohon Durian (Durio Zibethinus), pohon Mindi (Mela azedarach), pohom Asem (Tamarindus Indice) dan pohon Rengas (Bluta Rengas)
Sementara pohon Rambutan (Nephelium lappaceum) yang menjadi primadona di Bantar Gebang sampai saai ini.

Iklan PPC.

Klik, untuk membeli cat Produk Italia Terbaik.

http://mathewfurniture.blogspot.com

Data-data tersebut memang tidak bisa kita temukan saat ini,namun apabila kita bertanya kepada Masyarkat Bantar Gebang yang mempunyai ladang sawah,mereka pasti akan mengetahui, kerap dalam ladang Mereka ditemukan bongkahan Kayu Purba yang tertimbun pesawahan.
Bisa kita tarik kesimpulan bahwa di Bantar Gebang pernah mempunyai banyak pohon besar.

Sejarah memang tidak pernah mencatat hal seperti ini, namun semoga ini adalah sebuah bukti dan pencerahan.
Kalau bukan kita yang mencatat dan menyimpannya siapa lagi.
Mohon Do’anya, semoga SayA mendapatkan data yang lebih banyak tentang Bantar Gebang.

Penulis dan Editor Niko
Putra Bantar Gebang. Senzangwarna.com

Tinggalkan komentar