Investasi Desa dan Sikap Gotong Royong Masyarakat Desa.

Senzangwarna.com
Bicara desa kapanpun tidak akan ada habisnya.kenapa bisa begitu.?
Awal mulanya masyarakat perkotaan berawal dari sebagian orang desa,hanya berapa persen saja masyarakat kita berawal dari kota, dan tidak mengenal kata desa, tempat ia tinggal saat ini,lebih tepatnya desa adalah asal muasalnya orang kota dan para petinggi negeri ini.

Kenapa desa itu sendiri bisa dikatakan sebuah tempat tinggal yang layak?.

Desa bisa saja sebuah tempat yang sangat baik untuk kita diami saat ini,banyak desa yang menjadi syurga bagi sebagian orang untuk dijadikan sumber usaha,perdagangan,properti,dan bidang wisata Rumah makan.

Namun desa yang bagaimana yang bisa membuat orang tertarik untuk investasi.?
‌ Dari segi keamanan desa tersebut terjamin.banyak masyarakat desa lebih memilih usaha yang mereka geluti dari sumber alam yang ada dilingkungan mereka,seperti pertanian,kerajinan tangan,peternakan dan usaha mikro,perdagangan.

Baca juga:

Dari segi keuntungan masyarakatnya akan terbantu dengan adanya para pengusaha yang datang kedaerah mereka,salah satu contoh sebuah rumah makan yang mempekerjakan tenaga pegawainya dari masyarakat desa,dari sebagian produk yang dijual adalah hasil olahan masyarakat setempat,sehingga ini akan menjadi sebuah siklus perputaran,saling menguntungkan kedua belah pihak,tidak ada rasa kesenjangan sosial.

Dari segi pendidikan desa tersebut juga sangat memprioritaskan,sehingga masyarakatnya tidak ada lagi yang buta hurup,melek terhadap perkembangan jaman,tidak gaptek dan menyukai tekhnologi modern.walau mereka masih menjunjung tinggi saling asah dan asuh sesama masyarakat, sikap gotong royong tetap dipertahankan.

See..http://mathewfurniture.blogspot.com

Masyarakat desa selalu bertanya kepada yang lebih memahami,mencari solusi dan mendiskusikannya dengan para RT dan Rwnya, yang nantinya disampaikan kepada kepala desa,langkah apa yang harus ditempuh.
Dari segi ekonomi mereka lebih hemat,tidak menjual dan membeli kepada yang sudah diterapkan,seperti adanya Bumdes,koperasi simpan pinjam dan jual,sehingga pemerataan akan terjadi kepada semua elemen masyarakat desa.

Kepala desa yang selau mengayomi masyarakatnya,memberi arahan turun langsung kelapangan sewaktu -waktu,menegur dan mengajak masyarakat akan pentingnya program desa yang sedang di galakan.selalu menjaganya, merawat dan menyampaikan kepada masyarakat hal apa yang perlu dilakukan.

See..http://Allunada.olshops.id/

Kepala desanya selalu terbuka, dan menjadi seorang bapak bagi masyarakatnya.
Membuat layanan kesehatan bagi masyarakat,seperti mobil ambulan khusus warga masyarakat,memberi kemudahan bagi masyarakat yang tidak mempunyai kartu berobat,sehingga ketika masyarakatnya ada yang mengalami sakit,mobil tersebut bisa digunakan,begitu juga tempat pemakaman umum,perpustakaan unum,internet umum yang dikelola desa,
Memprogramkan kerja bakti setiap desa kepada Masyarakat.

Adanya pelatihan khusus bagi masyarkat yang tidak mempunyai keterampilan,yang di prakarsai oleh kepala desa dan perangkatnya,sehingga antara kepala desa dam masyarakat akan terjalin harmonis.

Dari tulisan saya ini mungkin lebih kesebuah khayalan,namun dari 416 kabupaten, 98 kota, 7.094 kecamatan, 8.490 kelurahan, dan 74.957 desa di Indonesia,saya yakin banyak desa-desa yang seperti itu.
Walau saat ini desa-desa yang ada di tanah air masih sangat kesulitan dari segi informasi, transportasi,dan sumber daya manusianya,luasnya wilayah negara tercinta kita ini,tentu sebuah tantangan besar bagi para kepala desa untuk membangun desanya.

Penulis dan editor Niko

Tinggalkan komentar