Sedang Ramai” Tali Masker Justru Berbahaya.

0
172

Senzangwarna-Tali masker digunakan, tujuannya hanya untuk mempermudah, halnya kacamata, yang banyak menggunakan tali.
Disamping sebagai gaya, juga untuk menghindari tidak jatuhnya saat melakukan aktivitas kerja dan berkendara.

Menggunakan tali masker tentu saja menjadi lebih simpel, tinggal buka ketika akan makan dan minum, tidak takut hilang atau harus di letakan yang akhirnya tercecer, yang justru menimbulkan masalah baru.

Baca juga: Chef Juna Usai Sembuh Dari Covid-19, Saya Makin Parno.

Baca juga: Kemenkes Mengizinkan” Semua Rumah Sakit di Indonesia, Baik Negeri dan Swasta Untuk Memberikan Layanan Pasien COVID-19.

Menggunakan masker tali, banyak di gunakan oleh para artis di Televisi, dengan berbagai corak, sehingga kini menjadi sebuah tren.

Dikutip dari CNN Indonesia.
Meski terlihat modis, namun ternyata penggunaan tali masker tak sepenuhnya bermanfaat, yang justru beresiko mempermudah penularan virus.

“Menurut dokter spesialis Paru-patu Erlang Samoedro melaui CNN Indonesia 24/2/2021, yang menurutnya”, justru berbahaya, karena lapisan luar yang berhubungan dengan udara luar jadi bisa terkena kulit, selanjutnya menyentuh mata dan hidung ungkapnya.
Dengan alur sedemikian rupa, penggunaan tali masker justru akan menambah atau memicu risiko penularan virus corona penyebab Covid-19.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, Brigjen TNI (Purn) dr Alexander K Ginting. “Sebenarnya, bagian dalam masker itu tidak boleh kontak dengan lain-lain, kecuali dengan bagian tubuh,” kata dia, dalam konferensi pers yang disiarkan di kanal YouTube BNPB, beberapa waktu lalu.

Saat digantung, masker akan mengenai pakaian, yang bisa jadi terkontaminasi virus. Padahal, aturan yang benar adalah bahwa masker tak boleh bersentuhan dengan benda apa pun, kecuali bagian tubuh.
Masker, lanjut Alexander, tak seharusnya terlalu sering dilepas-pasang. Pasalnya, sangat mungkin ada virus yang menempel di permukaannya. Saat disentuh, tangan yang terkena bagian terkontaminasi akan menularkan virus ke hidung atau mata saat menyentuh wajah.
“Naik turunnya masker itu yang kita khawatirkan, terlebih jika jari-jari kita menyentuh bagian luar masker,” kata Alexander.
Sumber: dari CNN Indonesia.

Penulis dan editor Niko

☎ BUKA

Informasi lengkap silahkan kunjungi website www.mathewfurniture.com