Senzangwarna.com – Merebak setelah platform WhatsApp memaksa penggunanya harus menerima kebijakan baru per 8 Pebruari 2021, hal ini tentu saja para pengguna Pesan ini sedikit mulai resah.
Pertama yang menjadi perhatian adalah isi notifikasi lewat aplikasi yang memaksa pengguna untuk menerima perubahan kebijakan privasi di dalam platform tersebut per 8 Februari 2021 atau berhenti menggunakan Whatsapp. Pengumuman ini kurang bijak karena hanya menyediakan pilihan Opt In — pilihan bagi pengguna untuk ikut disertakan dalam kebijakan privasi yang baru, dan tidak diberikan pilihan lain selain berhenti menggunakan Whatsapp. Artinya, cara ini tidak memberi ruang bagi pemakai Whatsapp sebagai pemilik data yang sesungguhnya untuk menentukan pilihan apakah ia mau datanya digunakan sesuai rencana Whatsapp atau tidak. Tidak ada pilihan untuk tetap menggunakan Whatsapp tanpa harus menyetujui kebijakan privasi yang baru (Opt Out). Yang terkesan justru sebaliknya, seolah-olah Whatsapp yang berhak atas data-data tersebut dan pengguna hanyalah “penumpang” yang tidak memilih hak untuk menentukan. Ini jelas pemahaman yang keliru.

www.mathewfurniture.com

Baca Juga: . Pendiri Telegram” Angkat Bicara Masalah Aplikasi Pesan WhatsApp Tidak Aman.

Baca Juga:. Waduh, Jagat Twitter Rame Hashtag” Uninstall WhatsApp.

Namun perlu kita tunggu, apakah benar merugikan penggunanya, atau hanya sebuah pembenahan agar Pesan Singkat Ini lebih baik.
Belum lama Pemilik Sekaligus CEO Telegram, Pavel Darov” Menyatakan bahwa” Aplikasi WhatsApp kurang baik, dan dia menyarankan Untuk Uninstall. Isu yang merebak banyaknya pembobolan dan sebagai alat mata-mata.
Namun ada sebagian yang masih tidak percaya, dan beranggapan ini hanya sebuah persaingan bisnis.
“Namun tidak sedikit saat ini sudah mulai rame menggunakan Platform Telegram, alasan mereka memang tidak sepenuhnya akibat kebijakan WhatsApp tersebut, namun lebih keingin tahuan menggunakan Telegram. Sebab pitur dan sistemnya hampir menyerupai.
Misalnya cara daftarnya. Berikut cara daftarnya. Install aplikasi instagram via playstor.Buka aplikasinya lalu tap tombol START MESSAGING Setelah itu ubah negara menjadi Indonesia
Masukan Nomer Handphone tanpa awalan Kosong kemudian akan masuk kode verifikasi
Setelah itu ketik ketik kode tersebut ke Telegram verifikasi.

Bagi yang selama ini pengguna pesan singkat Whats App, mungkin suatu ke khawatiran datanya akan dicuri oleh pihak WhatsApp, namun dengan kita menggunakan lebih bijak dan tidak menyikapinya terlalu berlebihan.

www.mathewfurniture.com

Menurut detik.com
Dari sekian banyak aplikasi chat alternatif yang dipilih pengguna WhatsApp yang berniat migrasi, Telegram sepertinya yang paling banyak dipilih. Ada sejumlah alasan kenapa pengguna WhatsApp berlabuh ke Telegram.

  1. Privasi
    Sebenarnya tidak ada jaminan aplikasi yang satu lebih aman dibandingkan yang lain. Namun setidaknya, Telegram punya sikap yang berbeda dibandingkan dengan WhatsApp dalam hal privasi dan data pengguna.
    Telegram mengklaim bahwa pihaknya menjamin aplikasinya lebih aman dibandingkan aplikasi pesan lainnya.”Kami didasarkan pada protokol MTProto, dibangun di atas algoritma yang telah teruji waktu untuk membuat keamanan yang kompatibel dengan pengiriman berkecepatan tinggi dan keandalan pada koneksi yang lemah,” kata Telegram.

  2. Chat rahasia
    Masih terkait dengan privasi, Telegram menyediakan fitur obrolan rahasia khusus yang menggunakan enkripsi end to end. Telegram menjanjikan obrolan ini tidak akan meninggalkan jejak di server mereka, tidak mengizinkan pesan diteruskan, dan mendukung pesan hilang otomatis dalam periode waktu tertentu.

Baca Juga:. Aplikasi Ini Dianggap Bisa Bikin WhatsApp Lebih Canggih, Tapi Dianggap Ilegal
Baca juga. Kopdar Grup Media Sosial Facebook” Dapat Meningkatkan Ekonomi Masyarakat?

Chat rahasia juga bukan bagian dari cloud Telegram dan hanya dapat diakses di perangkat asalnya. Kalau Whatsapp memperkenalkan enkripsi end to end untuk semua obrolan, Telegram menggunakannya hanya untuk chat rahasia.

  1. Cloud storage unlimited
    Telegram menyediakan cloud storage dengan kapasitas penyimpanan unlimited alias tak terbatas. Artinya, kalian bisa menyimpan pesan teks, foto, dan berbagai file media lain di dalamnya sepuasnya dan gratis. Cloud storage juga memungkinkan pengguna Telegram untuk log in dan log out sehingga tak perlu khawatir mengenai back up dan recovery data.

  2. Kualitas kirim file
    Kompresi media di Telegram memungkinkan pengguna untuk memilih apakah mereka ingin mengompres gambar dan video atau hanya mengirim versi yang tidak dikompresi.Adanya pilihan ini membuat file foto atau video yang dikirimkan kualitasnya tidak akan turun. Telegram melakukan kompresi atau memangkas ukuran file agar lebih mudah dikirimkan dan kualitasnya tetap bagus.

  3. Bisa edit pesan teks
    Sering typo atau salah ketik? Buat orang-orang seperti ini, Telegram menyediakan fitur edit pesan. Jadi ketika salah ketik, tinggal tap tombol “Edit” dan perbaiki pesan teksnya. Penerima pesan akan mendapat notifikasi kalau kalian telah mengedit pesan tersebut, tapi mereka tidak akan tahu pesan asli yang dikirimkan sebelumnya.

  4. Menambahkan teman pakai username
    Kalau di WhatsApp kalian harus menyimpan nomor telepon saat ingin menghubungi pengguna lain, di Telegram kalian bisa menambahkan kontak orang lain menggunakan username saja. Menurut Telegram, fitur ini ada untuk mengurangi penyalahgunaan nomor telepon. Dengan begitu, privasi pengguna bisa lebih terjaga.

  5. Grup sampai 5 ribu kontak
    Grup WhatsApp dibatasi hanya sampai 256 kontak. Di Telegram, ada yang namanya “Supergroup” yang bisa menampung hingga 5 ribu anggota. Fitur-fitur di dalamnya pun lebih lengkap daripada grup biasa. Kalian bisa menggunakan hashtag, pin pesan tertentu, dan lain-lain.

  6. Bisa kirim file besar
    WhatsApp membatasi ukuran file hingga 16MB. Kalau melebihi batas tersebut, akan ada peringatan kalau file yang dikirim terlalu besar. Kualitas file pun terpaksa dipangkas agar bisa terkirim. Di Telegram kalian bisa mentransfer file berukuran besar. File yang dikrimkan bisa sampai ukuran 2GB dalam format apa pun.

  7. Bisa login dari banyak perangkat
    WhatsApp cuma bisa dipakai di dua perangkat, satu smartphone dan satu desktop, tidak bisa log in ke dua smartphone. Berbeda dengan Telegram, kalian bisa log in ke akun di lebih dari satu perangkat secara bersamaan.
    Di satu sisi, fitur ini memudahkan untuk menggunakan Telegram di beberapa smartphone. Di sisi lain, pengguna tetap harus ekstra hati-hati agar aku tidak diretas. Adapun alasan WhatsApp tak bisa log in ke dua smartphone antara lain untuk menghindari peretasan.

Nah Bagi yang saat melakukan kegiatan melalui pesan WhatsApp, ikuti saja perkembangan selanjutnya, apakah itu sudah tidak layak lagi atau justru biasa saja.”Sebelum adanya pesan singkat WhatsApp” memang pernah terjadi terhadap Blackberry, yang akhirnya pesan singkat ini, tidak lagi digunakan, pertimbangannya ketika itu, memang berbeda-beda, walau ketika itu sistemnya menggunakan PIN. Tidak seperti WhatsApp dan Telegram.
Menurut informasi dari beberapa pengguna, pesan singkat ini tidak luput dari yang namanya pembobolan.

Penulis dan editor Niko/SWSource: detik.com

Cari interior Bagus Cuma Ada Disini, Kunjungi Website nya:
www.mathewfurniture.com