Ini Dia Akibatnya Apabila PSBB dan Social Distancing Tidak Berhasil?

Bandung-Senzangwarna.comHasil yang diraih dari PSBB, lockdown, dan Social distancing kalau dievaluasi tidak berhasil, bisa jadi Indonesia akan menerapkan “herd immunity” (Kekebalan kelompok atau kekebalan kawanan adalah suatu bentuk perlindungan tidak langsung dari penyakit menular yang terjadi ketika sebagian besar populasi menjadi kebal terhadap infeksi, baik melalui infeksi sebelumnya atau vaksinasi, sehingga individu yang tidak kebal ikut terlindungi. Wikipedia)



World Health Organization (WHO) mengecam konsep herd immunity sebagai obat mengatasi virus corona Covid-19. Lembaga kesehatan ini menyebut konsep ini berbahaya.”Manusia bukan herds (kumpulan ternak),” kata Direktur Eksekutif Program Kesehatan WHO, Dr Mike Ryan, sebagaimana dikutip dari The Guardian, Senin (18/5/2020).

Lalu apa itu herd immunity? Konsep herd immunity didasarkan pada pandangan bahwa herd immunity terbentuk jika mayoritas populasi, biasanya 70%-80% menjadi kebal terhadap penyakit. Ketika kekebalan ini terbentuk penyebaran virus corona bukan lagi ancaman.

Baca juga:

Kekebalan ini terbentuk setelah seseorang terinfeksi dan sembuh atau melalui vaksinasi. Dalam kondisi sekarang ini muncul anggapan untuk membentuk herd immunity dengan membiarkan virus ini menyebar pada sebagian besar populasi.

Apalagi hingga sekarang belum ditemukan vaksin corona.Namun, pemikiran ini bisa bermasalah. Saat ini saja rumah sakit dan tenaga kesehatan sudah kewalahan menghadapi banyaknya pasien positif corona. Bila herd immunity dijalankan makin banyak pasien corona yang tidak bisa ditangani dengan baik oleh rumah sakit.

Hosting Unlimited Indonesia

Selain itu, belum ada bukti yang menyatakan bagaimana imun tubuh bekerja dalam menghadapi virus corona.

Maria Van Kerkhove, seorang ahli epidemiologi penyakit menular di WHO, mengatakan tidak diketahui apakah orang-orang yang telah terpapar virus menjadi benar-benar kebal terhadap virus ini dan berapa lama kekebalan tersebut berjalan.”WHO telah melihat beberapa hasil awal, beberapa studi pendahuluan, hasil pra-publikasi, di mana beberapa orang akan mengembangkan respons kekebalan,” ujar Maria Van Kerkhove seperti dikutip dari CNN International, Jumat (24/4/2020). “Kami tidak tahu apakah itu benar-benar memberikan kekebalan, yang berarti mereka benar-benar terlindungi.

Iklan:http://mathewfurniture.blogspot.com

“Vaksin adalah jawaban yang lebih baik. Maksud saya, baru-baru ini kami memiliki lebih dari 130 pengembang, ilmuwan, perusahaan berkumpul untuk mengatakan mereka bersedia bekerja bersama kami untuk memajukan vaksin.
Dilansir dari CNBC Indonesia.

Namun saat ini dengan kondisi yang sangat memprihatinkan, rasanya tidak mungkin untuk menggunakan vaksin ketika gagal PSBB dan Social distancing, karena saat ini untuk menemukan vaksin Covid-19 bukan perkara mudah.
Maka apabila sampai tiga bulan penanganan covid-19 tidak tuntas, itu artinya kita diberi dua pilihan, apakah kita kuat selama ini menghalau virus yang ada di lingkungan kita?
Karena untuk menjadi kuat adalah bisa menjaga diri.Hosting Unlimited Indonesia

Secara teori seandainya cuma berdiam diri di rumah kemungkinan kita akan aman, diam dengan jaminan bantuan dari berbagai sumber Pemerintah selama tiga bulan atau lebih, sehingga tidak ada kontak dengan orang lain.Tapi setelah itu kita harus siap hidup diantara covid-19. Dan Herd immunity pasti akan diterapkan di negara kita, bisa jadi, namun tidak secara langsung misalnya:
Pasar sudah mulai rame, mall, jalan umum, bioskop, tempat kerja. Bahkan kantor sudah mulai aktif, sekolah sudah mulai melakukan belajar mengajar.
Bukan masalah masuknya, juga bukan masalah pekerjaannya, tapi apakah sudah siap menjalankan tugas tanpa adanya vaksin sebagai penghalau virus tersebut?.
Sementara saat ini saja begitu sulitnya kesadaran masyarakat terhadap penyebaran virus ini.

Open:http://allunada.olshops.id

Dampak dari Herd Immunity sendiri yang akan terjadi:
Kematian akan sangat tinggi sekitar 50 Persen.
Kematian masal, rumah sakit akan kewalahan dalam menangani pasien, Pandemi akan cepat berakhir,Tumbuh manusia baru yang kebal terhadap virus covod-19, perekonomia akan berjalan cepat karena tidak ada lagi beban pemerintah untuk memberikan bantuan.
Itu semua bisa dilalui dengan pola hidup sehat, makan-makanan yang bergizi, memakai masker, menerapakan protokol kesehatan, dengan rajin berolah raga, jaga jarak, dan rajin mencuci tangan.
Namun itu semua tidak hanya sebagai usaha antara manusia, namun yang lebih penting adalah Berserah diri kepada Tuhan, dengam cara berdo’a dan tawaqal.

Penulis dan editor Niko, dari berbagai sumber.

Tinggalkan komentar