Gubernur DKI” Anis Baswedan Di Pukul Semakin Mantul.

<strong>Senzangwarna.com
Akhir- akhir ini bully-an terhadap Gubernur Jakarta sangat dahsyat,media-media online rame-rame menulis Anis tidak tanggap dan mampuh mengatasi banjir DKI yang terus menerpa.

Adanya sebuah spanduk provokasi yang terpasang oleh sebagian oknum menjadi sangat menarik,dikutif dari Detik.com,Spanduk itu bertuliskan ‘BANJIR KOTANYA, HABIS APBDNYA, TERTIPU WARGANYA’ dengan tulisan berwarna kuning. Kemudian ada juga tulisan ‘MUNDUR AJE DEH!’ dengan tulisan berwarna merah.

Tulisan di spanduk itu dicetak dengan huruf kapital. Di samping tulisan bernada sindiran itu, terpampang foto wajah Anies Baswedan yang mengenakan seragam dinasnya dengan pose semringah.

Belum diketahui siapa yang memasang spanduk ini. Namun, sejumlah pengendara yang melintas beberapa kali terlihat memperhatikan spanduk tersebut.

Sementara itu Fahira Idris atau nama lengkapnya Hj. Fahira Idris, S.E., M.H. seorang politikus, anggota Dewan Perwakilan Daerah atau DPD RI juga pengusaha dan aktivis Indonesia.
Langsung bereaksi dalam akun Facebooknya.
“Di tengah bencana masih ada saja oknum-oknum yang memanfaatkannya untuk kepentingan politik.

Anis Baswedan Gubernur DKI

Bencana banjir tanggung jawab semua baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat dan butuh sinergi untuk menyelesaikannya.
Spanduk-spanduk provokasi seperti ini hanya memperkeruh suasana dan penuh nuansa kebencian.

INSTRUKSI..!! kepada seluruh anggota Bang Japar #FI untuk memfoto, mendata dan melaporkan jika ditemukan spanduk-spanduk provakatif seperti ini dan laporkan kepada Satpol PP terdekat agar segera ditertibkan.
Saya himbau agar @satpolpp.dki segera tertibkan spanduk2 provokatif seperti ini.. Banjir harus diselesaikan dengan cara solutif dalam kebersamaan, bukan dengan kebencian..!!

Baca Juga:

Sementara itu media asing juga tidak luput memberitakan banji di Jakarta,dikutif dari Kompas.com.
Banjir Jakarta yang terjadi Selasa (25/2/2020) juga menjadi pemberitaan di luar negeri. Beberapa media internasional melaporkan kondisi banjir di Ibu Kota.

“Jakarta dilumpuhkan oleh banjir besar, memengaruhi ribuan rumah dan bisnis”. Menjadi judul berita South China Morning Post, Selasa (25/2/2020).

SCMP menyoroti masalah infrastruktur di Jakarta, kota dengan 10 juta penduduk itu tenggelam karena ekstraksi air tanah.

Selain itu, media yang berbasis di Hong Kong itu juga mengingatkan banjir yang melanda Jakarta awal bulan lalu menewaskan 60 orang dan membuat ratusan ribu lainnya terlantar serta menutup bandara.

Sementara Bloomberg menyebutkan, sebagian ibu kota Indonesia dan sekitarnya dilanda banjir setelah dua siklon tropis di lepas pantai Indonesia memicu hujan lebat sejak Senin malam.

Namun lain lagi menurut (Rakyat Merdeka.com) dalam kesempatan yang lain, Gubernur Jakarta Anies Baswedan seperti bola pingpong. Dipukul ke sana, dipukul ke sini. Tapi hati-hati, makin dipukul, Anies bisa makin mantul.

Anies dipukul banyak persoalan. Mulai dari polusi udara Jakarta yang buruk, sampai taman penghias rumput HI. Soal polusi udara, setiap hari, ada saja komentar yang menyalahkan Anies. Apalagi, saat Jakarta masuk tiga besar kota dengan kualitas udara terburuk di dunia.
Namun Juru bicara PKS Indra” menjelaskan kepada Republika.co.id
Kalau ada survei sampaikan ada korelasi dengan banjir itu menarik sebenarnya karena berarti harapan publik begitu tinggi ke Anies Baswedan,”Senin (24/2/20)

Menurutnya, turunnya tingkat keterpilihan itu dengan sebab demikian berarti masyarakat menaruh ekpektasi lebih kepada Anies Baswedan. Indra berkelakar dan menilai wajar jika Anies yang disalahkan akibat musibah banjir yang bahkan terjadi di beberapa daerah.

“Banjir Semarang Anies disalahhi, banjir ibu kota baru Anies juga disalahhi ini artinya sinyal sebenernya. Benci itu kadang titpis antara benar benar cinta,” ujarnya lagi..

Penulis dan editor Nik/SW.

Tinggalkan komentar