Kota Bekasi Berada Di Jawa Barat,Tapi Rasa Jakarta.

Senzangwarna.com

Bekasi adalah Kota yang paling pesat di Jawa Barat, dari Segi perkembangan, pembangunan, infrastruktur dan pertokoan mewah, banyaknya sektor Industri dan perkantoran ibarat Jamur di musim hujan, tidak bisa dibendung.
Sangat positif dari segi kemajuan, bila dirasakan dari berapa tahun kebelakang.

Laju pertumbuhan ekonomi (LPE)

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bekasi tahun 2013-2017, PDRB Kota Bekasi atas dasar harga konstan cenderung mengalami kenaikan setiap tahunnya. Ada 17 jenis lapangan usaha, misalnya pertanian, kehutanan, perikanan, industri pengolahan, pengadaan air, informasi dan komunikasi, jasa pendidikan dan sebagainya.

Buka..

Pada 2013 lalu, PDRB Kota Bekasi mencapai Rp49.741.126,91; tahun 2014 naik menjadi Rp52.534.090,06; lalu tahun 2015 merangkak Rp55.457.812,39 dan terakhir 2016 melejit menjadi Rp58.827.346,83. Untuk itu, pertumbuhan ekonomi Bekasi bergerak dinamis.

Bekasi yang terdahulunya adalah hamparan sawah dan rawa, kini apabila kita lihat secara langsung halnya Jakarta, hanya sebuah nama rawa tapi kita tidak akan bisa melihatnya.

Macet di Kota Bekasi

Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi menjadi tonggak kekuatannya adalah, banyaknya sektor Industri dan perdagangan.
Pembangunan di Bekasi semakin hari, semakin menggeliat, gedung-gedung apartemen, perumahan mewah, pertokoan yang hampir tiap sudut memenuhi kota Bekasi.

Kota Bekasi tidak seperti dulu.

Berkaca Ke tahun 90an Bekasi adalah sebagai kota yang semerawut, dimana lokasi pasar baru Bekasi yang berhadapan langsung dengan terminal terkadang sangat sulit untuk dilewati.
Banyaknya pedagang K5 yang berjualan di area trotoar dan bahu jalan, menjadi semakin kumuh.

Rambu-rambu lalulintas tidak terawat, area pertamanan Jl cut Mutia, menjadi tempat orang-orang nongkrong dan melakukan aktifitas yang tidak sewajarnya.

Baca Juga: Kecamatan Bantar Gebang yang bisa menyerap ribuan Pemulung.

Baca Juga: Kabupaten dan Desa Tertinggal Di Indonesia, Berikut Daftarnya.

Baca Juga: Akibat Kepala Desa Yang Tidak Paham Aturan,Berujung temuan Inspektorat dan BPK

Banyak dari sebagian orang tidak betah tinggal di Bekasi, berbagai asumsi merebak. panas,semerawut, dan masyarakatnya tidak terlihat, perpaduan bahasa yang mirip dengan Jakarta, sehingga terkadang mana orang pendatang, dan mana orang asli Bekasi asli.
Teritorial wilayah Bekasi yang di topang tiga daerah, yaitu Bogor, Jakarta dan karawang ini,terkadang menjadi sebuah pertanyaan, asli Bekasi suku apa sih.

Buka Untuk Informasi

Namun ini bukan sebuah pertanyaan yang harus menjadi sebuah perdebatan, karena Bekasi memang secara kewilayahan, sebagai daerah yang penduduknya berbagai macam suku pendatang saat ini.

Masyarakat Bekasi memang ibarat Jakarta, untuk lebih memahaminya datanglah ke daerah Tambun, Cibitung, Tambelang, Bantar Gebang dan wilayah lainnya di Bekasi,
Kagak usah lu raguin tong,,! gua asli Bekasi”.

Apapun bahasa dan Budayanya yang ada di Bekasi, ternyata Bekasi saat ini, sejengkal tanah pun akan berebut untuk memilikinya, bisa kita bayangkan, berapa Tahun kedepan, Bekasi bisa saja menjadi seperti singapuranya Asia tenggara.
Sama atau tidak mencintai Bekasi mutlak sebagai orang Bekasi.

Penulis dan editor,Niko

Tinggalkan komentar