Terompet” Bisa Menjadi Sebuah Tempat Penularan Berbagai Penyakit

Senzangwarna.com-Terompet Tahun baru seakan barang yang tidak bisa di pisahkan menyambut penggantian Tahun baru nanti. Sejumblah Masyarakat meniup terompet sangat di menikmati,bahkan tidak pernah menghiraukan dampak yang akan di timbulkan apabila terompetnya sudah terkontaminasi penyakit. Membeli terompet yang sudah berganti-ganti mulut, perlu kita antisipasi menularnya berbagai penyakit seperti virus penyakit. Memang kecil kemungkinan bisa tertular secara langsung,namun untuk berhati-hati seperti penyakit Tuber Colosis (TBC).Walau kecil kemungkinan untuk bisa menular, melalui terompet namun berhati-hati itu sangat penting, karena TBC menularnya melalui udara langsung.

Berhubung sampai saat ini, belum ada kasus terkait penularan melalu terompet tahun baru, di Bandung Barat, dan kemungkinannya juga sangat kecil.

Cat terbaik buatan Italia, untuk furniture berkelas, dengan standar International, kunjungi Website nya:

http://www.mathewfurniture.com

Tuber Colosis atau TBC, hanya akan menular jika tiupan angin atau berbicara langsung dengan cara berhadapan. Penuliran HIV/AIDS. Penularan HIV/AIDS juga dirasa tidak ada hubungannya saat meniup atau memainkan terompet, Sebagai contoh, penjual mencoba terompetnya sebelum menjualnya atau pembeli mencoba terompet sebelum membelinya. Hal itu bisa sata terjadi namun kecil kemungkinannya. Di himbau juga agar, Masyarakat harus tetap waspada, Jangan sampai penyebaran penyakit dan virus terjadi,” dengan cara membeli terompet yang sudah di gunakan oleh orang lain. Penyakit Difteri. Difteri adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri “Corynebacteriumdiphtheria” yang menyerang tenggorokan dan sistem pernapasan atas. Bakteri tersebut juga menghasilkan racun yang dapat memengaruhi organ-organ lain.Toksin penyakit ini menyebabkan selaput jaringan mati menumpuk di tenggorokan dan amandel, membuat Anda sulit bernapas dan menelan. Sistem jantung dan saraf juga bisa ikut terganggu akibat kondisi ini. Penyakit ini menular melalui kontak fisik secara langsung dari napas, batuk, atau bersin orang yang terinfeksi.

Dengan adanya wabah COVID-19 tentunya kita harus lebih berhati-hati, dalam membeli trompet untuk anak putra-putri kita, karena bisa saja virus tersebut, menyebar dari trompet yang sudah digunakan atau dicoba oleh orang lain.

Nah” masih mau meniup terompet di Tahun Baru nanti?
Sebenarnya bukan tidak boleh meniup terompet, tapi usahakan jangan membeli terompet yang sudah rusak, atau sudah pernah di coba oleh beberapa orang, sehingga bisa saja virus penyakit akan menular kepada kita

http://www.mathewfurniture.com

Tahun baru alangkah lebih baik kita isi dengan kegiatan yang positive lainya, seperti Tadarusan di Masjid, berkumpul dengan Keluarga dan teman-teman, sehingga tahun baru bukan menjadi petaka, tapi menjadi sebuah kesenagan yang bermanfaat

Tinggalkan komentar