13.8 C
New York
Rabu, Mei 19, 2021
BerandaJasaBenny" Seorang Pemilik Toko Aksesoris dan sparepart Hand Phone Yang Sangat Peduli.

Benny” Seorang Pemilik Toko Aksesoris dan sparepart Hand Phone Yang Sangat Peduli.

Senzangwarna.com-Cililin
Benny Selamet Aditya, seorang pemilik “Toko By Cell Communika”, yang sangat peduli terhadap masyarakat, Khususnya masyarakat yang tidak mampuh dan Anak Yatim”

Dalam percakapan saya minggu 01 Desember 2019, di tokonya yang berlokasi di daerah Cihampelas, Jl Sasak Bubur No 2 Kecamatan Cililin Kabupaten Bandung Barat.‌

Dengan penampilan yang sederhana, dan cara berbicaranya juga sangat menggebu-gebu.

Saya sempat dibuat kagum dengan cara ia berusaha dan pola pikirnya,dari kebanyakan orang yang sudah mempunyai bidang usaha yang maju.

Mengunjungi tepatnya yang selama ini diperuntukan untuk toko, juga untuk tempat usaha, dan menampung para anak-anak yatim, dan anak-anak yang tidak bisa bekerja secara formal.

Inilah awal mula Kang Benny” menampung anak-anak tersebut untuk di belajar di tokonya, untuk menjadi tekhnisi Hand phone yang profesional

Bukan tidak ada alasanya, ketika seorang yang sudah mapan secara ekonomi, tapi masih sangat peduli terhadap masyarakat, Sangat jarang dijaman yang serba ketat dalam persaingan, disektor usaha dan perdagangan saat ini, masih ada orang yang berpikirnya justru terbilang unik.

Menurutnya berusaha itu tidak perlu takut tersaingi, ketika orang-orang yang ia didik membuat usaha baru dengan bidang yang sama, tetapi justru mempunyai kepuasan tersendiri, apabila dari anak didiknya membuat usaha baru, dan bisa mengembangkan

kemampuannya. maklum saja ia mendidiknya dengan cara di bayar,apalagi saat ini sudah sangat pesat kemampuannya, sehingga bisa saja ini menjadi saingan ketika memperbaiki Hand phone.

Inilah yang akhirnya usahanya justru semakin maju, bukan justru semakin sepi pembeli, mendapatkan karyawan yang jujur, begitu juga konsumennya, tak jarang ketika ada masyarakat yang akan menyervis Hand phone, tidak cukup sesuai budget kerusakannya, sehingga bila di hitung dari segi barang tidak masuk, apalagi dari segi keuntungan

Namun bagi seorang Kang Benny,” justru itu akan menjadi sebuah nilai tersendiri, ketika bisa membantu orang yang memang benar membutuhkan.

Disinilah teorinya, ketika kita banyak menolong orang, kita pasti akan di berikan kemudahan oleh Allah,dan pastinya, kita tidak di beri oleh mereka” tapi orang lain akan menggantinya yang lebih besar, sama dengan kita memberi shodaqoh.” Itu keyakinan saya, dan saya berharap di kemudian hari juga pusat servis hand phone terbesar ada di Bandung Barat, kuncinya kita terus berusaha.

Ruangan tempat service dengan alat komputerisasi

Begitupun saat ini, banyaknya anak- anak yatim dan orang tidak mampuh menginginkan untuk pelatihan di tempatnya, sehingga kang “Benny” terkadang merasa sangat sedih, tidak bisa menampung mereka untuk menjadi anak-anak didiknya, dan belajar untuk merevisi hand phone.

Banyaknya peminat,peralatan yang mahal membuat Kang Benny selalu memutar otak untuk membuka kelas, bisa di bayangkan dengan peralatan satu setnya saja bisa mencapai 15 juta. itu artinya kalau saja 10 orang, Kang Benny harus merogoh kocek sekitar 150 juta rupiah.

Memang itu nanti akan terus berlanjut kepada masyarakat lainnya. sehingga akan terus regenerasi, dan terus berputar. Namun itu hanya sebuah hitungan diatas kertas, dan saat ini pun Kang Benny” sudah mempunyai sekitar lima set. dari uang pribadi, seandainya pemerintah bisa mempasilitasi dengan cara memberikan modal untuk peralatan tersebut, kata Kang Benny” ini sangat luar biasa nantinya, sebab saat ini yang sudah belajar tidak harus mengeluarkan uang,alias gratis, Inilah cita-cita Kang Benny”, sebab peralatan tersebut untuk Masyarakat yang tidak mampuh dan mereka bisa bersaing dengan para tekhnisi handal di tanah air, khisusnya di KBB di kemudian hari, karena ini adalah pekerjaan yang nilainya sangat tinggi dan mempunyai potensi di masa yang akan datang. Pemerintah Kota bisa menjembatani dengan cara pemberdayaan dan mempasilitasi pendaan, biarlah saya yang harus melatihnya tidak usah harus di bayar, justru saya akan bayar selama mereka belajar disini.

Hasil dari didikan tangan dinginnya, sudah beberapa anak yatim dan anak- anak tidak mampuh,”sekarang sudah menjadi tekhnisi handal, dan bisa bersaing dengan para tekhnisi lain. hanya ini yang baru bisa saya lakukan, tetapi saya akan terus berusaha, do’akan saja, Semoga saya diberi kemudahan, pungkasnya.

Repoorter dan penulis Niko

Sponsor

Mathew Furniture

http://mathewfurniture.blogspot.com

Artikel Populer

Recent Comments