Berkunjung Ke Manado,Tak Lengkap Tanpa Berkunjung Ke Manado Tua

Pulau Manado Tua adalah sebuah pulau di Kota Manado.Pulau Manado Tua memiliki luas 1.056,02 m2 dan garis pantai sepanjang 12.280 m. Pulau ini merupakan bagian dari Kecamatan Bunaken

Air lautnya yang biru dan pasirnya yang putih membuat kita betah berlama lama di pulau tersebut untuk menikmati keindahan pantainya

Sebelum kita menuju ke pulau tersebut kita bisa berjalan jalan dulu di Bunaken untuk melihat pemandangan bawah laut yang sangat asri.

Dengan menyewa perahu,bagi yang tidak berani menyelam,kita bisa melihat dasar laut yang sangat jelas.
Perahu-perahunya yang sudah di desain dengan cerobong kaca ke bawah,sehingga kita bisa melihat dasar laut yang sangat indah.Ikan ikannya yang masih sangat banyak dan batu karangnya juga masih terawat sehingga ikan-ikan kecilnya banyak bergerobol dengan ikan ikan yang lebih besar,seperti di akuarium.

Sebelum berangkat ke pulau Manado Tua kita juga harus siapkan Minyak angin,bagi yang suka mabok laut karena anginnya sangat kencang.dan kaus yang lebih tebal.

Pulau Bunaken adalah salah satu dari 5 pulau yang tersebar beberapa kilometer dari pesisir pantai Kota Manado.

Jika anda memiliki waktu yang panjang bisa minta kepada pemilik kapal untuk mengantar kan mengunjungi masing-masing pulau tersebut. selain pulau Bunaken, yaitu pulau Siladen dan Pulau Manado Tua.

Untuk biaya kapal nya, tentu ada penambahan nya lagi setiap pulau yang akan anda datangi, harga tambahan per pulau tergantung dari jauh dekat lokasi pulau, umum nya mereka minta tambahan Rp. 250.000 per pulau.Tetapi alangkah baiknya ketika akan mengunjungi pulau pulau tersebut dengan cara kolektif atau rombongan sehingga tidak terlalu besar pengeluarannya.

Bagi anda juga yang suka kulit kerang yang besar-besar untuk sebuah koleksi taman kolam ,atau akuarium, di Manado Tua sangat banyak yang menjual,dengan cara menawar kepada yang menjajakan.Tak kalah seru juga banyak rumah makan yang menjual ikan bakar segar, yang mereka tangkap dari laut yang masih sangat biru bila kita pandang.Setelah puas berjalan jalan di pulau Bunaken dan Manado tua,kita bisa meluncur ke Manado Mall yang letaknya pas di pinggir pantai.yang tidak jauh dari Kampus Sam Ratulangi.

Mall yang hanpir menyerupai kota besar di dunia,dengan cara membangun di tepi pantai.Tak heran apabila air sedang pasang dan angin sedang kencang ombaknya sampai ke tepi jalan rayaBagi orang Manado hal itu sudah biasa,karena Manado sendiri adalah sebuah Kota yang rendah,yang di keliling gunung.

Memancing ikan sangat mudah,tidak seperti di daerah lain di Indonesia apalagi seperti Jakarta yang airnya sudah terkontaminasi air limbah,dan Industri.sehingga airnya terlihat hitam dan terkadang sedikit gatal.Di Manado khususnya di Jalan Bulovard arah Malalayang,apabila mau mancing tidak harus bawa joran,cukup tali kenur yang seadanya dengan kail biasa.

Dengan membeli ikan kecil dari pasar kita potong-potong sebagi umpan,dan pemberat agar mudah untuk melemparkannya.kita sudah dapat ikan.Memang ikannya tidak sebesar para pemancing profesional,namun bagi kita yang hobi memancing adalah sebuah hiburan yang sangat menghibur.

Banyak ikan-ikan batu karang yang terlihat ketika sedang matahari terik.dan burung air yang berenang mengikuti ombak yang tidak besar Semakin kita terhiburHasil pancingan yang bisa kita bakar walau kecil,tapi sesuatu yang sangat seru.Tak lengkap juga kalau kita berkunjung ke Manado tidak mencicipi bubur Manado yang terkenal itu.

Dengan di taburi bunga pepaya yang pahit kita menyantap bersama sama,kalau disini mungkin kita bandingkan dengan mie ramen atau mie aceh yang besar besar.
Di manado hampir sama dengan kota lain ketika hari libur, sabtu dan minggu jalanan sangat lenggang,antisipasi untuk kita pengguna angkutan umum apabila berkunjung ke daerah tadi angkutan sangat jarang,apabila hari

libur.Penulis Nik
Editor Niko

Tinggalkan komentar